Online Betting Phenomenon: Legislation & Society Kuasa Widya Yuridika: Jurnal Hukum

Indonesia darurat judi online (Online betting), yang beromzet ratusan triliun. Dampak negatif yang ditimbulkan sudah sangat memprihatinkan. N. S. Putra, Judi sepak bola online dikalangan mahasiswa universitas Riau, âEUR Jom Fisip, vol. Anggota DPRD DKI Jakarta Cinta Mega https://www.gbo777c.icu/ viral lantaran diduga sedang bermain judi slot saahttps://www.gbo777c.icu/t rapat Paripurna.

 

Jokowi Rejects Plan Of Online Gambling Social Support

 

” Kita harap, ditangan sang menteri judi online akan terkikis habis di Indonesia, supaya masyarakat bisa bekerja dengan baik, bukan menghasilkan uang dengan cara judi karena engga ada rumusnya orang kaya dari judi,” pungkas Suhadi. ” Harusnya para pihak mendukung pak Budi Arie yang sedang kerja keras memberantas judol dan mengecam cyberpunk, bukan minta mundur Pak Menteri. Mari kita bersama-sama lawan judi online dan hacker yang meretas information Kominfo”, pinta Suhadi.

 

Ppatk: Over 1,000 Legislators Involved In On-line Gambling

 

Kecanduan judi online membutuhkan pendampingan dan intervensi psikologis yang serius mengingat kompleksnya dampak yang ditimbulkan. Melakukan konseling atau psikoterapi dengan psikolog dapat dilakukan secara rutin dengan komitmen yang kuat. Judi on the internet bukan hanya merugikan finansial, tapi juga psychological, sosial, dan karir, 80% diantaranya adalah masyarakat menengah ke bawah.

online gambling

Wakil Ketua MKD DPR, Habiburokhman mengatakan, siap jika harus memanggil anggota DPR yang terlibat judi online. Lantaran, menurutnya, hal tersebut sudah merupakan pelanggaran kode etik serta tindak pidana. Beritakota.id, Jakarta– Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan terdapat lebih dari 1000 anggota legislatif di pusat dan daerah yang bermain judi online (judol).

 

Juga kisah seorang warga di Batam sepekan lalu. Sudah habis semua hartanya, uang, perhiasan, rumah, mobil dan warisan dari orang tuanya, gegara punya hobby berjudi. Dan kini, dia ditinggalkan keluarganya dalam kondisi melarat.

 

Efek sosial ini menurut riset rupanya kuat banget memengaruhi keputusan orang. Seperti kisah tragis yang baru terjadi, seorang isteri polisi di Mojokerto membakar suaminya yang juga anggota polisi, karena sang suami sering menghabiskan gajinya untuk berjudi online. Hal itu sebenernya gak mengherankan, soalnya iklan-iklan itu sering banget muncul di lini masa media sosial kita. Untuk terlepas dari perilaku kecanduan membutuhkan dukungan sosial (support group) yang kuat. Tentu membutuhkan komitmen untuk saling menghargai, mendengarkan, mendukungm dan terbuka terhadap proses yang dijalani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *